
Perjumpaan tanpa dusta...
Saat bertemu denganmu lagi malam ini, diantara gemuruh kota, dentuman musik yang terlalu keras untuk kita berdua... kita berbicara, dari hati ke hati, tanpa tanda tanya, hanya sebuah kejujuran paling indah.
Tak terasa, memandangmu menghilangkan banyak pahit hidup, menjadi sebuah manis suka. Bicara seperti air mengalir begitu rupa... aku terbawa.
Perjumpaan kecil yang berarti, meskipun hanya ringan saja.
Daku tersentuh oleh caramu bicara, bukan tentang siapa dirimu atau siapa diriku.
Dari awal, diawali oleh sebuah senyum, dan diakhiri sebuah senyum dan lambaian tangan.
Pasti kita bertemu lagi. Aku menantikannya.
Terimakasih untuk malam ini.
|
