penulis
  Advanced Search
Home    Search    Chat     Events     Forum     Direktori     Invite    Help Signup    Login

Writers Comunity and Writing resources, news and discussion for authors / writers, editors, and publishers



Free Web Hosting with Website Builder

15:00 8/6/2008 - 5 comments - [ post comment ]
Satu hari CINTA & KAWAN berjalan dalam kampung...
Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam telaga...
Kenapa??
Kerena CINTA itu buta...
Lalu KAWAN pun ikut terjun dalam telaga...
Kenapa??
Kerena... KAWAN akan buat apa saja demi CINTA !!
Di dalam telaga CINTA hilang...
Kenapa??
Kerena... CINTA itu halus, mudah hilang kalau tak dijaga, sukar dicari
apa lagi dalam telaga yang gelap...
Sedangkan KAWAN masih lagi tercari-cari dimana CINTA & terus menunggu..
Kenapa??
Kerana... KAWAN itu sejati & akan kekal sebagai KAWAN yang setia...kan ??
so, hargai lah KAWAN kita selagi kita terasa dia BERARTI....
Walau kita punya couple, teman tetap yang paling setia.
Walau kita punya harta banyak, teman tetap yang paling berharga.

23:49 27/5/2008 - 0 comments - [ post comment ]
Harian Umum Pikiran Rakyat bekerjasama dengan Ekskul Q-Smart SMA Al-Muttaqin "Full Day School" Kota Tasikmalaya, Selasa-Rabu, 27-28 Mei 2008, mengadakan acara workshop jurnalistik dan internet yang diberi tema "Citizen Journalism". Acara tersebut dihadiri oleh Yang Terhormat Bapak Wakil Walikota Tasikmalaya, Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya serta beberapa pimpinan redaksi Harian  Umum Pikiran Rakyat. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh puluhan siswa dan siswi yang berasal dari beberapa sekolah, baik SMP maupun SMA se-Priangan Timur. Acara tersebut secara langsung dibuka oleh Bapak Wakil Walikota Tasikmalaya. Pada acara tersebut, para peserta diwajibkan membawa satu unit notebook/ laptop untuk simulasi pembuatan blog di internet secara online. Pada acara itu juga, para peserta mendapatkan banyak sekali pengetahuan tentang bagaimana cara membuat sebuah berita agar dapat menarik banyak pembaca, dan juga bagaimana cara untuk melakukan suatu wawancara kepada narasumber, dan masih banyak lagi. Walaupun acara ini terbilang acara yang sangat besar namun peserta tidak dipungut biaya sepeserpun. Selain itu peserta akan mendapatkan banyak sekali merchendise dan berkesempatan membawa pulang tiga unit MP4 yang disediakan oleh panitia untuk para pemenang lomba membuat laporan.
21:37 6/5/2008 - 4 comments - [ post comment ]
Filed under: Puisi
Kucoba tuk berfikir sejenak
Mengapa hari-hariku selalu seperti ini??
Perasaan bimbang kian melanda hatiku
Memikirkan dirimu yang jauh disana

Semula kufikir hanya perasaan suka semata
Tapi ternyata....
Aku telah terjerat oleh cintamu
Cinta yang seharusnya tidak boleh terjadi

Aku tahu, kau sudah menjadi miliknya
Tapi entah mengapa aku selalu merasakan hal itu
Wajahmu yang manis...
Sikapmu yang lucu...
Membuatku semakin suka kepadamu

Tapi...
Aku tidak boleh merebutmu darinya
Biarlah kau bahagia bersamanya
Karena cinta tak harus memiliki
Kau bahagia, akupun bahagia...
22:31 1/5/2008 - 1 comments - [ post comment ]
Filed under: Lain-lain
Normal0falsefalsefalseMicrosoftInternetExplorer4/* Style Definitions */table.MsoNormalTable{mso-style-name:"Table Normal";mso-tstyle-rowband-size:0;mso-tstyle-colband-size:0;mso-style-noshow:yes;mso-style-parent:"";mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;mso-para-margin:0cm;mso-para-margin-bottom:.0001pt;mso-pagination:widow-orphan;font-size:10.0pt;font-family:"Times New Roman";mso-ansi-language:#0400;mso-fareast-language:#0400;mso-bidi-language:#0400;}

"Kriiing... kriiing..."

Bel tanda masuk kelas telah berbunyi. Seakan memanggil seluruh siswa yang sedang melakukan kegiatan mereka masing-masing untuk masuk ke kelas. Ada yang sedang bermain, nongkrong di warung dekat sekolah, pacaran, membaca, bersih-bersih dan sebagainya. Rama, seorang siswa yang dari tadi melamun, kaget dengan suara bel tersebut. Setelah bangkit dan membawa tasnya, Rama langsung masuk ke kelas yang berada di lantai dua gedung sekolah tersebut. Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang semester berakhir. Namun bagi Rama, hari ini tidak ia anggap sebagai hari pertama masuk sekolah, melainkan hari pertama ia menjadi siswa kelas 9 di sekolah tersebut. Setelah masuk dan duduk di kursi yag telah dicarter sebelumnya, Rama kemudian mengeluarkan sebuah buku yang kelihatan seperti baru yang tak lain adalah buku pelajaran.

Beberapa saat kemudian, muncul sesosok pria setengah baya dari balik pintu yang sejak masuk tadi tidak ditutup. Entah berapa usianya. Pria itu membawa sebuah tas tangan yang terbuat dari kulit berwarna hitam mengkilat. Kemudian pria itu duduk di meja guru yang terlihat berantakan.

”Selamat pagi, anak-anak!”, sapa pria tersebut dengan suara yang tidak terlalu nyaring.

Sesaat kelas tersebut berubah menjadi sunyi. ”Selamat pagi, Pak!”, jawab semua murid yang ada di kelas tersebut.

”Bagaimana liburannya? Apakah kalian merasa puas?”.

Semua murid di kelas itu diam. Kemudian ada salah seorang murid mengacungkan tangannya,

”Menyenangkan sekali, Pak! Ketika liburan kemarin saya pergi bertamasya ke pantai, Pak! Saya puas sekali!”.

Mendengar perkataan anak itu, pria tersebut langsung memperlihatkan wajah gembiranya.

Selagi para murid yang lain sibuk bercakap-cakap dengan pria tersebut, Rama malah sibuk memperhatikan seorang gadis yang duduk disebelahnya. Andi, teman sebangkunya merasa heran dengan kelakuan Rama yang dari tadi terus memperhatikan gadis tersebut.

”Hei…! Kamu kenapa? Dari tadi aku lihat kamu memperhatikan Riyani terus, kamu suka sama dia?”, tanya Andi.

Rama yang terlihat kaget, dengan refleks menjawab,

” Ah, kamu mengagetkan aku saja.”.

Kemudian Rama menceritakan yang sebenarnya kepada Andi bahwa dia telah jatuh cinta kepada gadis yang bernama Riyani itu. Riyani adalah seorang gadis desa yang mempunyai wajah yang lumayan dan suara yang sangat merdu. Selain itu dia juga mahir dalam membuat sebuah puisi. Sudah beratus-ratus puisi yang dia buat selama bersekolah di sekolah tersebut. Sedangkan Rama, dia hanyalah seorang anak laki-laki pemalu yang tidak bisa apa-apa, tapi Rama mempunyai kelebihan dalam pendidikan, khususnya pelajaran Bahasa Inggris. Rama mulai menyukai sosok Riyani sejak naik ke kelas dua. Dia merasa bahwa dia sudah beranjak dewasa. Namun Rama yang sangat pemalu hanya bisa memendam perasaannya kepada Riyani sampai sekarang. Hingga suatu saat Rama diberitahu oleh teman Riyani bahwa Riyani juga suka kepada Rama. Rama pun terkejut bercampur bahagia oleh perkataan teman Riyani tersebut.

Setelah kejadian tersebut, Rama kemudian menceritakan hal tersebut kepada Irfan, teman sekampungnya. Ternyata Irfan sudah tahu hal itu, tapi ia disuruh agar tidak menceritakan hal itu kepada Rama. Irfan pun kemudian menyuruh Rama untuk mengungkapkan perasaannya kepada Riyani. Namun Rama tidak langsung mengatakan bahwa dia setuju. Akan tetapi dia masih ingin berfikir matang-matang dahulu.

”Setelah kupikir-pikir, Fan, aku memang sebaiknya mengatakan bahwa aku suka sama dia. Tapi aku tidak berani mengatakannya. Kamu harus membantu aku ya, Fan!”, kata Rama keesokan harinya.

”Yaah, dasar pemalu! Kamu harus berani mengatakannya. Kalau tidak, kamu tidak akan mendapatkannya sampai kapanpun.”, jawab Irfan.

”Iya, tapi kamu harus membantu aku, Fan.”.

”Ah, kamu. Tapi, baiklah, aku akan membantumu. Tapi kali ini saja ya?”, jawab Irfan.

”Makasih, Fan!”.

Kemudian mereka berdua berangkat ke sekolah bersama-sama. Setelah sampai, Rama langsung menghampiri Riyani yang sudah datang dari tadi. Dan mengatakan bahwa dia telah jatuh cinta kepada Riyani. Namun Riyani tidak langsung menjawabnya, akan tetapi raut muka Riyani yang sedikit muram menunjukan sepertinya dia tidak bisa menerima Rama  begitu saja. Pada saat itu, Rama pun dapat membaca raut wajah Riyani yang agak muram tersebut. Sesaat suasana berubah menjadi hening. Mereka berdua saling diam. Kemudian Rama bertanya kepada Riyani mengapa dia menunjukan raut wajah seperti itu. Riyani pun menjelaskan bahwa sebenarnya dia juga menyukai sosok Rama, namun Riyani tidak bisa menerima kehadiran sosok Rama disampingnya. Dia juga menjelaskan bahwa orang tuanya tidak mengijinkan dia untuk pacaran sebelum dia berusia 17  tahun. Dia pun meminta maaf kepada Rama.

Sementara itu, Rama yang sangat mencintai sosok Riyani merasa kecewa atas apa yang telah diungkapkan oleh Riyani.  Namun dia sadar bahwa dia tidak bisa  berbuat apa-apa. Dia hanya bisa menerima bahwa dia tidak bisa menjadi sosok yang spesial di mata Riyani. Dan dia sadar  bahwa sebenarnya cinta itu tak harus saling memiliki satu sama lain. Rama pun akhirnya menerima semua alasan Riyani tersebut, dengan satu syarat. Apabila memang mereka berdua tidak bisa menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, namun mereka tetap bisa menjadi sepasang sahabat yang takkan pernah terpisahkan untuk selamanya.

01:21 30/4/2008 - 3 comments - [ post comment ]
Filed under: Puisi
Saat aku menatap langit
Terasa sejuk di dalam jiwa
Malam ini langit begitu cerah
Dihiasi bintang-bintang
Kerlap-kerlip di angkasa
Sang rembulanpun tak mau kalah
Ikut menambah keindahan malam hari
Menerangi hati yang sedang sepi

Saat aku merenung
Sembari menatap langit yang cerah
Teringat aku akan apa yang telah terjadi diwaktu silam
Mengapa nasibku seperti sekarang ini???
Mengapa aku tidak bisa seperti laki-laki yang lain???
Laki-laki yang dapat menunjukan tanggung jawabnya
Laki-laki yang mempunyai fisik yang kuat
Laki-laki yang berani memberikan perhatiannya
Mengapa ???

Apakah aku memang tercipta sebagai seorang yang pemalu ???
Apakah aku memang tercipta sebagai orang yang lemah ???

Ya Allah...
Maafkanlah hambamu ini ya Allah...
Yang tak bisa mensyukuri atas apa yang telah Engkau berikan selama ini...
Yang dengan lancang telah mempertanyakan tetang apa yang telah engkau berikan...
19:25 29/4/2008 - 4 comments - [ post comment ]
Filed under: Puisi
Baru pertama kali kurasakan
Sebuah rasa yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Rasa yang membuatku gembira
Rasa yang membuatku mengenal
Apa itu CINTA ??

CINTA yang belum pernah tersentuh
CINTA yang membuat kita bersatu

Just The Two of US !!!
Yang tahu apa arti cinta yang sebenarnya
Yang membuat dunia ini lebih berwarna
Yang membuat dunia ini lebih indah
Saling mencintai...
Saling menyayangi...
Satu sama lain
Dan takkan pernah terpisahkan...
Untuk selamanya...


IndoBanner Exchanges

Copyright 2008, Penulis-Indonesia Inc. All Rights Reserved
FAQ | Terms of Service | Contact Us | Open Banner


Our Partner
Penulis-Indonesia.com - Komunitas Penulis Indonesia
WriterFun.com - Fun - Writers, Writing, Poetry, Novel, Creative Writing, Fiction Writing, Have Fun !!
www.InfoPromosi.com - Komunitas Promosi Online Interaktif & Info Bisnis