Wakakakakak.....

Memang nggak mudah untuk mengerti ya? Ketika seorang mengatakan bahwa dia menganggap kita dekat. Tapi, dia tidak datang ketika kita membutuhkannya....sangat membutuhkannya. Dan saat itu kita sudah cerita bahwa kita lagi sangat butuhin dia. Kita cerita dengan sangat...Dan yang bikin sedih, pada saat yang sama, dia justru lebih memlih untuk datang untuk seorang yang lain...yang bukan kita.
Atau ketika dia mengundang seorang yang lain itu terlebih dahulu daripada kita. "Apakah butuh ditemeni ngerjain paper?" Sedang kepada kita: akan ditemani dengan syarat. Dan undangan melayang belakangan.
Atau kita melihat dia berfoto dengan seorang yang lain itu dengan begitu dekat, begitu ceria, begitu "mesra" dan.... tak satu foto pun yang serupa antara kita dengannya. Oh ya, malam ketika foto itu diambil, kita sedang sendirian di kamar.. memikirkannya...
Dan dia melakukan banyak hal untuk seorang yang lain ini: seperti akan menjemput kepulangan... Mengantarkan ke sini atau ke situ...
Oh ya, suatu ketika dia main ke flat kita. Dan dia sudah pamit pulang waktu itu. Kita tahan tapi tetep maksa pulang. Katanya ada seuatu yang penting. Tapi ketika seorang lain itu datang, tiba-tiba dia nggak jadi pulang.........
Hahaha, kok begitu banyak sih fakta yang menunjukkan bahwa dia lebih ngebelain orang lain itu daripada kita. Lalu, kira2 apakah kita akan percaya kalau dia menganggap kita sebagai dekat? Lebih dekat daripada seorang yang lain itu?
Dan ini bukan soal kata-kata atau rekaman chat, ini adalah suatu fakta gambalang tentang apa yang terjadi di dunia nyata...
Wakakakak....Kini aku aku menyadari betapa tdk berartinya aku baginya, terlepas berbagai kata2 yang diucapkannya. Hahahaha...aku hidup dalam kesadaran palsu selama ini....
Aku sungguh kagum pada sebuah fakta sederhana:
tentang betapa mudahnya orang yang paling kita sayangi, yang kita sungguh peduli, yang kita bersedia menghabiskan begitu banyak waktu dan tenaga untuknya, yang kita pikirkan siang dan malam....justru merupakan orang yang paling menyakiti kita, misalnya dengan lebih mendahulukan seorang yang lain daripada kita....
Ah, hidup memang menggelikan...
Wakakakakak....
|
